Siswa siswi SMP IT Azkiya Bireun melakukan kunjungan edukatif ke Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh pada Kamis (10/11/2022).

Koordinator rombongan, Ashila, mengatakan kunjungan ke Observatorium Tgk Chik Kuta Karang sudah menjadi agenda tahunan sekolahnya untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait fenomena langit dan hal-hal yang terkait dengannya. Selain itu para siswa juga diharapkan juga dapat memperoleh ilmu dan pengalaman praktikum dengan teleskop langsung dari para ahli di bidangnya.

“Untuk kunjungan kali ini, kami menyurati Kakanwil Kemenag Aceh agar dapat mengizinkan anak-anak kami belajar tentang gerhana di observatorium Tgk Chik Kuta Karang bersama dengan Tim Falakiyah Kemenag Aceh. Alhamdulillah kami mendapatkan respon dan diterima dengan sangat baik di observatorium.” Ujarnya.

Ia menceritakan, begitu tiba di observatorium pada pukul 14.15 WIB, rombongannya langsung disambut dan diarahkan ke aula observatorium. Di sana anak-anak didiknya mendapat penjelasan sangat detil terkait kegiatan di observatorium dan fenomena gerhana.

“Mulai dari pengertian, penyebab, jenis-jenis gerhana, sampai hubungannya dengan ibadah umat Islam diterangkan semuanya dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti oleh anak-anak kami. Pemateri juga menggunakan media ajar multimedia, mulai dari presentasi slide show, video, simulator tata surya fisik & digital, teleskop dan berbagai peralatan lainnya yang ada di observatorium.” Lanjut Ashila.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kemenag Aceh yang telah mengizinkan anak didiknya berkunjung ke observatorium dan mendapatkan pengalaman belajar dan praktikum bersama Tim Falakiyah Kemenag Aceh.

Sementara itu, Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, menyampaikan, pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk berkunjung ke observatorium Tgk Chik Kuta Karang guna melakukan studi ilmu falak.

“Kami mempersilahkan sekolah, madrasah, dayah, majelis taklim, atau instansi manapun untuk dapat mengambil manfaat seluas-luasnya dari keberadaan observatorium hilal Kemenag Aceh ini. Cukup dengan menyampaikan surat permohonan kunjungan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dan mengantarkan langsung ke Kanwil atau ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota terdekat disertai dengan nomor kontak penanggungjawabnya. Hanya saja karena kapasitas ruangan yang terbatas, maksimal peserta yang diperbolehkan adalah 40 orang perrombongan belajar.” Jelasnya.

Observatorium Tgk Chik Kuta Karang merupakan pusat pengamatan hilal Kementerian Agama yang aktif melakukan rukyatul hilal setiap akhir bulan qamariyah. Observatorium juga melakukan pengamatan fenomena langit lainnya dan memberikan edukasi falakiyah bagi masyarakat. Selain itu, Tim Falakiyah juga melalukan kalibrasi arah kiblat bagi masjid atau tempat publik yang membutuhkan.