Sebanyak 40 orang teungku dayah dari berbagai dayah di Kota Banda Aceh melakukan kunjungan belajar ke Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh pada Kamis (9/6/2022).

Kedatangan para pengajar pondok pesantren tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelatihan Ilmu Falak bagi teungku dayah yang diselenggarakan oleh Dinas Dayah Kota Banda Aceh sejak Rabu (8/6) kemarin di Hotel Mekkah.

Selama di observatorium, para peserta memperoleh penjelasan tentang proses pengukuran arah kiblat dengan berbagai metode. Mulai dari cara sederhana dengan menggunakan bayangan matahari, kompas, hingga dengan menggunakan theodolite.

Selain itu, peserta juga berkesempatan untuk mempelajari proses rukyatul hilal yang dilakukan setiap akhir bulan qamariyah dan mencoba langsung berbagai teleskop yang telah disiapkan.

Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, menjelaskan kajian ilmu falak merupakan salah satu kajian sains yang sangat penting dikuasai oleh kalangan umat Islam, karena menyangkut dengan berbagai ibadah mahdhah yang utama. Di antaranya terkait waktu shalat lima waktu, arah kiblat, awal bulan qamariyah, gerhana, dan lainnya.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama untuk mempopulerkan kembali ilmu falak yang pernah berjaya pada peradaban Islam masa lalu. Hanya karena menggunakan perhitungan matematika, bukan berarti tidak bisa dipelajari di dayah. Ini ilmu yang sangat penting karena terkait langsung dengan ibadah kita sehari-hari.” Ujarnya.

Untuk itu ia berharap, kedatangan teungku-teungku dayah ke observatorium dapat menjadi pengalaman yang mampu menggerakkan khazanah falakiyah di dayahnya masing-masing. Yang paling sederhana, ujarnya, peserta yang hadir dapat meneliti kembali akurasi arah kiblat masjid atau mushalla dayahnya masing-masing dengan metode yang telah dipelajari di observatorium.

Selain itu, ia juga mengajak para teungku dayah untuk turut mengajak santri-santrinya belajar ilmu falak dan astronomi umum di observatorium, agar para santri juga memiliki pemahaman dasar ilmu falak.

“Alhamdulillah kami sangat senang dengan kehadiran teungku-teungku ke tempat kami. Silakan teungku-teungku berkunjung kembali ke tempat kami ini dengan membawa santri. Insya Allah kami ikhlas mengajarkan anak-anak kita yang berkunjung ke tempat ini. Sama sekali tidak ada biaya.”

“Hanya saja, teungku-teungku perlu membuat selembar surat permohonan resmi saja dari pimpinan dayah yang ditujukan langsung pada Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh dan kunjungannya maksimal 40 santri dalam satu waktu kunjungan.” Terangnya.

Observatorium Tgk Chik Kuta Karang merupakan pusat pengamatan hilal Kemeneterian Agama Provinsi Aceh yang aktif melakukan pengamatan hilal setiap tanggal 29 bulan qamariyah.

Selain melakukan pengamatan hilal, observatorium Tgk Chik Kuta Karang juga aktif melakukan kegiatan edukasi falakiyah kepada siswa sekolah, kalangan dayah, mahasiswa, yang datang berkunjung, dan memberikan layanan pengukuran arah kiblat gratis bagi mushalla dan tempat publik.